Apa Itu SETIPE.COM?

February 11, 2017

Beberapa hari yang lalu, dalam obrolan tentang masa depan bersama dua orang teman yang gua kenal saat masih siaran di radio, kita membahas tentang kriteria jodoh. Lalu ada satu teman gua yang amazingly dapet pacar dari aplikasi TINDER, dan satu orang lagi sedang mencoba aplikasi SETIPE ini. Lalu gua penasaran dong, apa itu SETIPE.COM? Apa bedanya dia dengan aplikasi blind dating lain macam TINDER?



Anyway gua nggak depressed dan dalam posisi buru-buru cari pacar kok. Menurut gua, cari pacar segera atau nggak itu tergantung prinsip orang apalagi di usia produktif 20-an. Gua penasaran, gua dulu pernah coba Tinder dan menurut gua cukup bagus terutama buat orang yang mengutamakan fisik terlebih dahulu, ya nggak salah kok penampilan itu penting salah satu alasannya biar nggak dijadikan bahan olokan sama tante lu, see? Hahahahaha.

Setipe ini adalah web/aplikasi buatan salah satu entrepreneur dan aktor Indonesia Christian Sugiono, dengan misi mulia: menyelamatkan para jomblo. Sungguh terdengar mulia dan jenaka disaat yang bersamaan kan?

Malam itu juga, gua akhirnya download dan mulai melihat apa isi aplikasi tersebut serta apa perbedaannya dengan tinder, serta lebih bagus mana?

Kita mulai dari perbedaanya lebih dulu. Kalau Tinder lu bisa cari lawan jenis berdasarkan usia dan jarak tempat tinggal, lalu lu akan dihadapkan dengan beberapa fotonya, kalau lu suka dan dia suka balik, nanti kalian bisa punya akses untuk ngobrol. Fair enough. Kekurangannya, ya kalian masih harus cari tau lebih jauh karakternya.

Lalu bagaimana si Setipe ini? Ketika gua daftar dan membuka aplikasi ini gua dihadapkan dengan banyak pertanyaan psikologis untuk mengetahui karakter, which is really interesting terutama buat yang tertarik hal berbau psikologi dan karakter seseorang seperti gua. Ini karena cara kerja aplikasi ini berbeda dengan Tinder, disini sistem Setipe akan berusaha mencocokan karakter lu dengan karakter pengguna lain berdasarkan jawaban kalian di pertanyaan-pertanyaan tersebut. Ingat, pengguna lain ya, bukan orang lain. Karena nggak semua orang yang lu harapkan punya niatan menggunakan aplikasi tersebut kan?


Jadi ketika kita tekan tombol love untuk mencari orang yang match, sistem Setipe akan berusaha mencocokan kita dengan pengguna lain. Sedangkan dari pertanyaan yang dibuat oleh sistem Setipe sendiri sangat menarik dan akan menghasilkan personality report yang menjelaskan karakter kita di profil kita, bahkan di biodata terdapat data penghasilan bulanan kita, ini nggak ada di Tinder.

Sama seperti Tinder, kalo lu mau bisa search banyak calon pasangan lu tiap hari, harus daftar akun premium dan berbayar.

Kesimpulan:
Buat teman-teman yang sudah nggak sabar atau sudah siap cari jodoh, atau sekedar ingin punya kenalan baru, aplikasi ini lebih detail mencocokan kita dengan orang baru tersebut, yang menurut gua kadang malah jadi kayak gambling. Atau ya emang semua aplikasi dating itu sama aja ya gambling juga. Gua sendiri coba-coba match tapi udah 3 orang kayaknya nggak beneran match sama gua deh, atau emang karena gua juga nggak serius mau nemuin karena mau review aplikasi ini aja. Atau menurut gua gini;

BELUM TENTU ORANG YANG SETIPE SAMA KITA ITU SEMUANYA MAIN APLIKASI GINIAN, JADI YA JANGAN HARAP YANG MATCH DI APLIKASI INI BENERAN MATCH SAMA KITA. HARUS SABAR.

Kalo lu ngerasa susah, coba pergi hang out ke tempat baru disana lebih banyak kemungkinan bertemu orang baru.

Gua pribadi lebih suka Tinder, tapi sangat mengapresiasi founder aplikasi Setipe ini. Semoga lebih ditingkatkan dan berhasil memenuhi misi menyelamatkan para Jomblo. Sukses terus untuk kita semua!

You Might Also Like

1 comments