Review In Ear Headphone JBL T280A+ Pure Bass With Mic

March 27, 2017


Earphone yang katanya Pure Bass ini punya harga yang jauh lebih murah dari produk JBL kebanyakan, cuma 200 ribuan. Bahkan di beberapa e-commerce ada yang jual Rp. 180 ribu. Tenang ini original kok. Lalu bagaimana build quality dan suaranya?


Kebetulan earphone favorit gua yang berada di range harga yang sama yakni Soundmagic ES18S mengalami kerusakan di kabelnya setelah 2 tahun. Ya itu sih kelemahan build quality soundmagic di harga 200 ribuan. Meski masih bisa dipake tapi gak nyaman kabel terbelah dua dan jadi gampang banget kusut. 

Akhirnya coba beli si JBL T280A+. Iya ini yang plus jadi ada sedikit perbedaan terutama di box nya dibanding saudaranya T280A. Earphone ini tersedia dalam dua warna yakni hitam dan putih. Berikut spesifikasinya:

Tipe            : In-ear cannal
Kabel         : 1.1 meter flat cable
Berat          : 100 gram
Driver        : 9 mm
Frekuensi   : 20 - 22 kHz
Sensitifitas : 100 dBSPL @ 1kHz, 1mW
Impedansi  : 16 Ohms
Koneksi     : Jack 3.5 mm gold plated
Mic            : Yes, with single button

Kabel flat sangat bagus karena nggak mudah kusut, serta build in microphone untuk telpon dan tombol skip saat mendengarkan lagu. Saat unboxing kita bakal dapet 3 buah ear tips yang menyesuaikan ukuran telinga, buku panduan dan free soft carrying pouch. Asik jadi gak ribet bawa earphone kemana-mana.

Begini penampakan box bagian depannya


Sisi samping kiri

Sisi samping kanan

Bagian belakang terdapat barcode

Nah, ketika di scan barcode, langsung muncul web JBL, tapi nggak ada detail produk. Disini gua nggak tau apakah produk ini masih produksi atau nggak, atau di negara tertentu aja. Karena di JBL Indonesia ini nggak ada, karena biasanya JBL original Indonesia itu garansinya dari IMS, sedangkan di JBL UK cuma ada yang T280A. Tapi bisa dipastikan ini original kok.



Kartu dan buku panduan

Pouch untuk menyimpan earphone

Gold plated jack.

Ini microphone dan ada single button dibaliknya

Logo JBL di kepala earphone
Performa:
Pada percobaan pertama pasti rasanya nggak akan seenak earphone lain yang biasa kita pake, karena belum terbiasa aja. Nah itu juga banyak yang bilang earphone itu harus di burn-in dulu, atau maksudnya dipasang di handphone or gadget terus kita play musiknya selama berjam-jam, boleh didengerin atau ditinggal. Nanti setelah itu diafragma earphone jadi berubah dan suaranya bagus. Katanya ya.

Anyway, sound saat pertama beli itu nggak bikin gua amazed atau happy sih. Karena karakter earphone Soundmagic udah tertanam enak banget di telinga gua. Bass nya bagus sih sesuai namanya pure bass, nggak berlebihan. Bunyi semua instrumen dan vokal terdengar jelas. Sayang treble nya cukup tajam di telinga, jadi cukup ganggu setelah sebelumnya pake earphone yang treble nya halus. Tapi seiring waktu makin membaik, entah mungkin istilah burn-in itu emang nyata. Dengan catatan, selera musik orang kan berbeda-beda jadi mungkin bisa diatur menggunakan equalizer. Tapi kalo gua sendiri lebih suka settingan normal.

Microphone nya sendiri cukup jernih. Cukup lah untuk sekedar telpon atau video call. Nggak tau ya kalo ada yang suka karaokean pake smule hehe. Seperti pada earphone lainnya, single button yang ada di dekat mic bisa berfungsi sebagai tombol next dan backward.

1x klik untuk pause and play
2x klik untuk skip ke lagu selanjutnya
3x klik untuk mundur ke lagu sebelumnya.

Sayangnya, untuk aplikasi Spotify 3x kali nggak berfungsi untuk mundur ke lagu sebelumnya. Hanya bisa pause, play, dan skip ke lagu selanjutnya aja. Tapi untuk aplikasi musik bawaan di handphone itu berfungsi dengan baik.

Nilai*
Bass                    : 8
Treble                 : 6.5
Clarity                : 8
Microphone        : 8
Price                   : 8.5
Value for money : 8

*penilaian personal ya :p




Kesimpulan:
Untuk earphone murah di harga 200 ribuan, T280A+ ini bisa dibilang value for budget. Suara berkualitas dengan signature JBL sound, kabel flat anti kusut dan bonus pouch termasuk paket yang menggiurkan. Apalagi merk nya sendiri bisa bikin lu nggak malu diliat orang walaupun hanya versi low-end. Kalo suka suara tanpa peduli merk ternama boleh ambil Soundmagic ES18S yang sedikit lebih murah atau kalo mau build quality premium bisa ambil Xiaomi Hybrid Pro yang sedikit lebih mahal. Semua kembali ke selera dan kebutuhan.

To the loo!

You Might Also Like

0 comments