Pemilihan Bahasa

July 28, 2017

Kenapa ada dua bahasa yang digunakan di blog ini? Kok labil?


Kadang Bahasa Indonesia, kadang Bahasa Inggris. Sejauh ini postingan yang menggunakan Bahasa Inggris hanya yang berlabel self-improvement.

Kenapa? Karena gua yakin, tiap lu baca quote tertentu, entah itu di instagram, pinterest, atau buku, lu akan lebih tersentuh kalau quote atau nasihatnya dikemas dalam Bahasa Inggris.

Dan, ada beberapa kosa kata yang nggak bisa diterjemahkan gitu aja ke Bahasa Indonesia. Akan terdengar aneh, bahkan nggak cocok dengan definisi sebenarnya.

Seperti misalnya postingan tentang Procrastination. Dalam kamus Oxford sendiri, kata tersebut artinya adalah the act or habit that required immediate attention. Yang mana kalau diterjemahkan ke Bahasa Indonesia kita bisa aja pake kata "penundaan". Ya tapi jenis penundaan yang seperti apa? Itulah serunya belajar bahasa asing. Kita bisa belajar bahwa translation itu nggak bisa kata per kata. Bahkan ada kosa kata yang nggak (belum) bisa diterjemahkan secara layak dalam bahasa kita. That's why gua akhirnya menggunakan Bahasa Inggris dalam postingan tersebut, lagipula topiknya pun lebih global. Pertimbangan gua dalam menggunakan Bahasa Indonesia adalah kalau topiknya Indonesia banget, atau hanya bisa dimengerti orang Indonesia.

You Might Also Like

0 comments