Minimalist, hobby & collection

Juli 04, 2019

Apakah seorang minimalist boleh memiliki koleksi barang?



Ini sudah pasti jadi pertanyaan paling sering muncul di kepala kita. Seperti yang saya tulis di post pertama, minimalism is different to everyone. Pada postingan ketiga ini, saya akan bahas apakah anda tetap disebut minimalist walau punya banyak hobi dan koleksi?

In my view, pengertian hobi itu luas, ada hobi yang bisa jadi pekerjaan, ada hobi untuk kesehatan, dll. Tapi kalau koleksi? I know it's hard to get rid of.

Know your hobbies.

Kalau anda hobi bermain basket, futsal, badminton, renang, yoga, atau hobi yang menunjang kesehatan lainnya, rasanya nggak akan menjadi masalah. Mungkin yang harus anda tekan adalah punya terlalu banyak barang yang fungsinya sama. Saya nggak perlu punya dua pasang running shoes misalnya.

Kalau anda hobi melukis  atau main musik, bisa kok membatasi seberapa banyak jumlah alat yang anda rasa masuk kategori essential. Menjadi seorang minimalist juga melatih anda menjadi pribadi yang setia. Karena tau mana yang dijaga dan mana yang didonasikan. Hiya hiya hiya.

Contemplate before collecting.

Akan berbeda kasusnya kalau berbicara tentang koleksi. Betul, kita punya penilaian tersendiri mengenai barang apa yang layak kita koleksi. Tapi kita harus renungkan sebelum membeli, apakah items yang dikoleksi ini punya fungsi berbeda?

How much is too much?

Contoh seorang kolektor jam tangan, ada beberapa jenis jam tangan semisal dress watch untuk berpakaian formal, atau sports watch untuk casual dan kegiatan lainnya. Maka anda bebas menentukan apakah anda mau punya satu jenis jam tangan untuk semua occasion, atau punya lebih dari satu demi ocassion tertentu. Saya pribadi hanya punya dua jenis jam tangan. Hal ini berlaku untuk barang kesukaan saya lainnya seperti parfum.

Kalau anda follow instagram saya, pasti tahu kan saya suka banget sama parfum.

Parfum itu memiliki banyak genre sesuai kondisi cuaca dan occasion-nya, jadi sebenernya masih wajar kalau punya lebih dari tiga jenis. Namun sejak memutuskan untuk mencoba menjadi seorang minimalist, saya memilih untuk hanya punya dua jenis parfum, yakni untuk casual occasion dan special occasion seperti pergi ke acara pesta, dll. Kalau saya tertarik dengan wangi tertentu saya beli decant nya aja (parfum kecil ukuran 5-10ml), saya akan beli full bottle hanya ketika parfum yang saya pakai saat ini sudah habis. Lalu botol bekas koleksi anda gimana? Kan bisa declutter.

How much is enough?  

Ada banyak cara untuk tetap hidup bahagia, less stress, less distraction, less consumptive, tapi tetap fun. Jadi, seorang minimalist tidak diharamkan kok dari yang namanya koleksi, asal tau value dan fungsinya. Anda sudah salah kalau anda tiba-tiba berpikir koleksi anda kebanyakan sampai mengganggu hati dan pikiran anda.


Always remember,


Less is more.

You Might Also Like

0 komentar